Kamis, 29 Desember 2011

Kesampingkan Lopez, Milan Fokus ke Tevez

FOTO:AFP
 
Milan - Setelah beberapa pekan AC Milan belum menyerah berupaya mendatangkan Carlos Tevez. Rossoneri menjadikan striker Argentina itu sebagai bidikan utama, yang membuat mereka mengesampingkan Maxi Lopez.

Sudah sekitar dua pekan berlalu sejak Manchester City menegaskan sikapnya untuk tidak melepas Tevez dengan cuma-cuma di bursa transfer musim dingin ini. Sementara itu Milan masih berpegang pada keinginan untuk meminjam sang striker dengan gratis dan baru ditawari kontrak permanen setelah enam bulan.

"Kami masih menunggu negosiasi Tevez terbuka kembali," sahut Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani di Football Italia.

Selain Tevez, Milan juga dikabarkan mengincar pemain depan Catania, Maxi Lopez. Namun demi fokus mengejar Tevez, striker 27 tahun itu sementara dikesampingkan Diavolo Rosso.

"Kami memutuskan untuk melupakan opsi lain, termasuk Maxi Lopez dari Catania, karena kami hanya mau Tevez. Dia sudah bilang ingin meninggalkan City dan yang akan dia lakukan adalah datang ke sini, ke Milan."

"Jika seorang pemain datang maka dia merupakan pemain top yang berkelas, kalau tidak maka kami tidak akan mendatangkan siapapun," simpul Galliani.

Del Piero Ingin Bermain 10 Tahun Lagi


FOTO:Reuters
Turin - Pesepakbola veteran Juventus, Alessandro Del Piero, rupanya belum berpikir untuk pensiun. Ia bahkan masih ingin terus bermain sampai 10 tahun lagi.

Usai kontraknya tak lagi diperpanjang Juventus, banyak spekulasi terkait masa depannya. Selain diisukan akan bermain di luar Italia, tak sedikit pula yang memperkirakan Del Piero akan gantung sepatu.

Usia Del Piero kini sudah menginjak angka 37 tahun, usia yang lanjut untuk seorang pemain sepakbola. Namun faktor usia itu tak membuat pemilik nomor punggung 10 di Juve ini ingin gantung sepatu.

"Gantung sepatu? Aku masih akan bermain dalam waktu 10 tahun," ujarnya seperti dikutip oleh La Gazzetta dello Sport.

"Beruntung kakiku masih bekerja dan aku harap untuk terus bermain."

Soal kontraknya yang tak lagi diperpanjang oleh klub yang sudah ia bela sejak 1993 itu Del Piero menolak untuk berkomentar lebih jauh.

"Masa depanku adalah Juve dan aku hanya berpikir soal bermain," tukasnya.

Conte Bikin Marchisio Lebih Baik


FOTO:AFP/Giusepe Cacace
 

Turin - Claudio Marchisio adalah sosok yang paling menonjol dari laju apik Juventus di Seri A sejauh ini. Jika Marchisio bisa seperti sekarang, itu semua karena peran baru dari Antonio Conte.

Marchisio adalah produk asli akademi 'Si Nyonya Tua;' dan ia mulai angkat nama saat Juve justru berada di Seri B. Gelandang berusia 25 tahun itu perlahan mulai mendapat tempat di tim inti sejak musim 2007/2008.

Jumlah penampilannya selalu meningkat setiap musim dan dirata-rata minimal ia tampil 30 kali dalam semusim. Di musim ini Marchisio seperti mencapai puncak performanya selama membela Bianconeri.

Baru 15 kali tampil ia sudah mencetak enam gol dan menjadi topskorer sementara Juve. Ini adalah jumlah gol terbanyak selama kariernya dan dengan Seri A masih menyisakan paruh musim keduanya, jumlah golnya pun diprediksi akan bertambah.

Juve pun berhasil dibawanya memuncaki klasemen bersamaan dengan AC Milan di akhir tahun dan jadi satu-satunya tim di Eropa yang belum terkalahkan.

Terkait penampilan gemilangnya sejauh ini, Marchisio sangat berterima kasih pada Conte yang memberinya peran baru sebagai gelandang serang. Memang di awal musim Conte lebih suka memakai pola 4-2-4, dengan Marchisio berduet bersama Andrea Pirlo di lini tengah.

Namun belakangan formasi 4-3-3 lebih digemari Conte dengan Pirlo dan Arturo Vidal menjaga keseimbangan tim serta melindungi pertahanan, sementara Marchisio ditugaskan lebih ke depan.

"Saya pikir sistem baru ini membuat saya mampu mengeluarkan kualitas terbaik saya," tutur Marchisio seperti dilansir Football Italia.

"Saya selalu berpikir diri saya adalah gelandang tengah dengan kemampuan tekniks yang bagus dan fisik yang kuat," lanjutnya.

"Gaya baru dari manajer sangat membantu permainan saya dan saya bisa lebih banyak bergerak di antara garis pertahanan lawan musim ini," pungkas Marchisio.

Agen Pato Sudah Bertemu Leonardo di Paris


FOTO:(AFP/Giuseppe Cacace)
 
Milan - Di tengah santernya isu kepindahan Alexandre Pato, agen sang pemain mengakui telah bertemu petinggi Paris St Germain. Hanya saja ia masih berkelit bahwa pertemuan itu untuk urusan transfer.

Agen Pato yang bernama Gilmar Veloz membenarkan kabar adanya pertemuan dia dengan direktur olahraga PSG yang juga mantan "orang" AC Milan, Leonardo, kota Paris baru-baru ini.

"Itu benar, (saya dan Leonardo) bertemu di Paris bebepara hari lalu. Dia adalah teman saya, namun saya tidak membicarakan tentang Pato," ungkapnya seperti dikutip dari Sky Sports.

Ketika ditanya mengenai peluang kepindahan Pato pada bursa transfer musim dingin ini, Veloz mengatakan rumor itu bisa saja terwujud. Apalagi di PSG akan datang beberapa orang yang penah dekat dengan Milan, seperti eks pelatih Carlo Ancelotti dan David Beckham.

"Jika itu baik untuk Milan dan kami, siapa tahu? Carlo Ancelotti adalah serang pelatih juara, Leonardo adalah ofisial top, Beckham akan menjadi lebih dari sekadar rekan setim, dan PSG akan jadi klub yang hebat," jelas Veloz.

Namun ia mengingatkan, urusan transfer ini bergantung pada pihak klub dan juga waki presiden Milan, Adriano Galliani. Sebabnya, sebagai seorang profesional Pato masih terikat kontrak dengan Rossoneri sampai 30 Juni 2014.

"Semua itu menarik, tapi kami tidak akan membuat keputusan. Kami profesional. Jadi kami akan duduk dan berbicara. Milan dan Galliani akan membuat keputusan," simpul Veloz.

Alex Ingin Kembali ke Santos


Jakarta - Usai mengajukan permintaan dijual, bek Chelsea, Alex belum mendapatkan klub untuk melanjutkan kariernya. Namun, bek asal Brasil ini menyatakan ingin "mudik" dengan kembali ke Santos.

Kontrak Alex baru akan habis pada akhir musim depan. Namun karena tak mendapat tempat di skuad inti, pemain berusia 29 tahun ini mengajukan permintaan transfer pada bursa Januari mendatang.

Lantas kemana tujuan Alex setelah keluar dari Stamford Bridge? Belum bisa dipastikan memang. Namun si pemain ingin kembali ke Santos, klub yang pernah dibelanya pada 2002 hingga 2004 itu.

"Opsi pertamaku adalah Santos, tapi ini tergantung pada banyak hal. Pertama, pada proposal dari klub, itu juga bukan keputusanku saja," papar Alex kepada Terra seperti diwartakan ESPN Star.

"Masalah terbesarnya adalah aku masih punya kontrak satu setengah tahun dengan Chelsea, ini akan sulit dibebaskan. JIka aku punya waktu lebih sedikit di kontrak maka jalan kembali ke Brasil akan lebih mudah."

Alex sadar dengan risiko yang dihadapinya jika hengkang dari Chelsea, yakni pemotongan gaji. Namun si pemain akan menerimanya.

"Aku sadar dengan itu sejak meminta untuk ditransfer. Aku tahu jika aku kembali ke Brasil, gaji juga tidak akan sama, memang akan sulit menerima gaji yang sama. Tapi itu bukan masalah untukku, para pemain yang kembali tahu akan menghadapi itu," demikian Alex.

Kesampingkan Lopez, Milan Fokus ke Tevez


FOTO:AFP
 
Milan - Setelah beberapa pekan AC Milan belum menyerah berupaya mendatangkan Carlos Tevez. Rossoneri menjadikan striker Argentina itu sebagai bidikan utama, yang membuat mereka mengesampingkan Maxi Lopez.

Sudah sekitar dua pekan berlalu sejak Manchester City menegaskan sikapnya untuk tidak melepas Tevez dengan cuma-cuma di bursa transfer musim dingin ini. Sementara itu Milan masih berpegang pada keinginan untuk meminjam sang striker dengan gratis dan baru ditawari kontrak permanen setelah enam bulan.

"Kami masih menunggu negosiasi Tevez terbuka kembali," sahut Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani di Football Italia.

Selain Tevez, Milan juga dikabarkan mengincar pemain depan Catania, Maxi Lopez. Namun demi fokus mengejar Tevez, striker 27 tahun itu sementara dikesampingkan Diavolo Rosso.

"Kami memutuskan untuk melupakan opsi lain, termasuk Maxi Lopez dari Catania, karena kami hanya mau Tevez. Dia sudah bilang ingin meninggalkan City dan yang akan dia lakukan adalah datang ke sini, ke Milan."

"Jika seorang pemain datang maka dia merupakan pemain top yang berkelas, kalau tidak maka kami tidak akan mendatangkan siapapun," simpul Galliani.

Terry Ingin Habiskan Kariernya di Chelsea

FOTO:(Reuters)
 
London - Kapten Chelsea, John Terry tak berminat berganti klub di sisa kariernya. Terry menegaskan komitmennya untuk terus membela The Blues sampai pensiun.

Pesepakbola berusia 31 tahun ini merupakan kapten tersukses Chelsea dalam sejarah. Terry juga jadi masuk ke buku rekor jumlah penampilan terbanyak di klub di peringkat kelima dengan 520 kali.

Terry telah bersama Chelsea sejak usia 15 tahun dan memulai debutnya di tahun 1998 disamping mengalami masa peminjaman di Nottingham Forest sebelum kembali ke London Barat dua tahun kemudian dan meneruskan kariernya sampai sekarang.

"Untukku, Anda tak melihat (para pemain dengan satu klub dalam kariernya) di waktu seperti sekarang ini," ucap Terry kepada Chelsea TV.

"Anda bisa melihat sejumlah pemain Man United dan Stevie G di Liverpool tapi selain mereka Anda tidak akan dapat menghitung lima orang di tangan Anda. Hal seperti itu jarang terjadi dan aku sangat bangga bisa menghabiskan karierku disini."



"Aku cukup beruntung memulai karierku disini dalam usia yang sanat muda dan melihat banyak manajer datang, manajer-manajer besar dan bagiku terus meningkat."

Beberapa waktu silam Terry sempat mengungkapkan ambisinya menangani Chelsea setelah pensiun nanti. Namun sebelumnya ia akan mengasah kemampuannya lebih dahulu di tempat lain.

"Aku telah belajar selama bertahun-tahun dari para manajer dan aku telah berlatih dari tujuh-delapan tahun terakhir. Cuma masalah waktu untuk melakukannya dengan caraku sendiri," imbuh kapten timnas Inggris itu.

"Dennis (Wise) bilang tentang mengontrol para pemain dan itu penting ketika Anda menjadi manajer untuk mengatur semuanya."

"Ini seakan semuanya atau tidak sama sekali bagiku dan jika Aku tak mendapat kesempatan mengendalikan semuanya, yang itu mungkin membuatku memilih apakah aku akan mengambil pekerjaan itu jika aku mendapat ksempatan."